TAHUN KE 6 JAMA’AH MASJID NURUL ISLAM DESA RENSING BAT BERQURBAN
RENSING BAT - Panitia Qurban Masjid Nurul Islam Desa Rensing Bat Kecamatan
Sakra Barat Kabupaten Lombok Timur sembelih 7 ekor hewan qurban terdiri dari 5
ekor sapi dan 2 ekor kambing, Tujuh ekor hewan qurban tersebut berasal dari 37
orang pengorban Masyarakat Desa Rensing Bat sendiri maupun yang berada di luar
Desa Rensing Bat seperti Rensing Raya, Rensing,Masbagik,Mataram dan luar Negeri
yaitu masyarakat Rensing Bat yang ada di Malaysia. Hewan Qurban disembelih pada
hari Sabtu 11 Dzulhijjah 1438 H. betepatan dengan Tanggal 2 September 2017 yang
pelaksanaannya ditangani oleh 27 orang petugas teknis dari tiga dusun se Desa
Rensing Bat dan kurang lebih 600 paket daging qurban dibagikan ke masyarakat.
Kegiatan ini digagas oleh jamaah masjid Nurul Islam Rensing Bat mulai Tahun
2012 lalu dengan 1 ekor sapi dan terus bertambah dari tahun ketahun.Tahun ini
adalah menjadi tahun ke 6 jamaah masjid Nurul Isalam Desa Rensing Bat
melaksankan Qurban. antusias dan partisipasi masyarakat sangat luar biasa dalam
mengikuti program gemar berqurban. menurut informasi yang kami terima dari
panitia qurban Masjid Nurul islam Desa Rensing Bat untuk Tahun 2018 sudah ada
yang mendaftarkan diri sebanyak 8 orang.Harapan panitia melalui sekretarisnya Nuruddin,M.Pd, mudah-mudahan lebih banyak lagi yang melaksanakan Ibadah Qurban untuk tahun-tahun berikutnya.Kegiatan qurban pada setiap hari raya idul adha di desa Rensing Bat memang sudah lama dilakukan tetapi masih dilakukan sendiri-sendiri itupun oleh satu atau dua orang saja. Namun sejak tahun 2012 lalu Jamaah Masjid Nurul Islam Desa Rensing Bat Kecamatan Sakra Barat telah mencanangkan sebuah gerakan jamaah untuk berqurban yang dikenal dengan “Gerakan Masyarakat Rensing Bat Berqurban (Gemar Berqurban) pada tahun 2017 ini sudah dilakukan untuk kali ke 6 secara berturut-turut.
Program jamaah ini bertujuan untuk mendorong, mengajak masyarakat Rensing Bat untuk berqurban dalam rangka melaksanakan ibadah sunnah Nabi Muhammad SAW “ Sebelum program ini digelar masyarakat senantiasa hanya menjadi penerima dan menunggu pemberian hewan qurban atau daging qurban dari orang lain namun sekarang dengan adanya program ini pola pikir masyarakat kita ubah tak hanya sebagai penerima qurban namun sudah bisa menjadi pemberi hewan atau daging qurban, tambah Nuruddin yang juga menjabat sebagai Ketua Remaja Masjid Nurul Isalam Desa Rensing Bat ini. (a_hm)


Comments
Post a Comment